Wednesday
10 March 2010

Berita Terkini

Persiapan PSB SBI SMAN 2 Bandar Lampung

02-05-2010 06:01

Menjelang akhir tahun ajaran 2009/2010, panitia Penerimaan Siswa Baru Sekolah Bertaraf Internasional (PSB-SBI) SMAN 2 Bandar Lampung, saat ini sedang bekerja, menyusun konsep baru untuk PSB tahun ini, dengan harapan semua proses PSB pada SMAN 2 Bandar Lampung dapat dilakukan secara On-Line

PENERIMAAN SISWA BARU(PSB) SMAN 2 BANDAR LAMPUNG TP. 2010-2011

04-18-2009 03:05

PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNGDINAS PENDIDIKANSMA NEGERI 2 BANDAR LAMPUNGJalan. Amir Hamzah Gotong Royong No.1 Telp.(+62721) 252106, 241531 Fax (+62721) 252106 e-mail : sman2.bdl@gmail.com website : www.smanda-bdl.sch.id

Pengumuman

--------------

DOWNLOAD

  • Informations about the new student enrollment
  • ENROLLMENT SY 2010/2011

----------------
Alkhamdulillah 7 siswa smanda diterima di UI tahun 2010
-----------------

Blog Guru SMAN 2 BDL

Blog Guru-guru SMAN 2 Bandarlampung

Dukungan

  • Emil   erahman2001
  • Supanto   panto_sensei
  • Arie   arie_ajalah

Polling


Bagus
Lumayan
Biasa
Buruk



Statistik

163

Ujian Internasional

SMA Negeri 2 telah berkembang sangat cepat dan menjadi harapan masyarakat luas, yang mempercayakan putra-putri tercintanya untuk dididik di sekolah ini. Pada tahun 1969, di bawah pimpinan Bapak Drs. Hi. M. Yasin Idris, telah berkembang dengan mengesankan dan mengangkat keberadaan SMA Negeri 2 Bandarlampung menjadi salah satu sekolah unggulan dan menyaingi sekolah negeri dan swasta yang ada di Kotamadya Tanjungkarang-Telukbetung maupun di Propinsi Lampung. Hal ini ditandai dengan SMA Negeri 2 Bandarlampung selalu berada pada peringkat atas lulusan dan angka NEM tertinggi siswa SMA.  Saingan terberat adalah SMA Xaverius untuk tingkat Kota Bandarlampung, serta SMA Negeri 1 Metro dan SMA Negeri 1 Punggur untuk tingkat Provinsi.

SMA Negeri 2 Bandarlampung berkembang menakjubkan dan terpaksa hanya menerima calon siswa baru dengan Nilai Ebtanas Murni tertinggi (42,00 ke atas) dari para pendaftar. Hal ini menyebabkan peluang calon siswa yang lain semakin kecil dan menimbulkan kecemburuan yang menyedihkan. Upaya memelihara kondisi kondusif tersebut merupakan tantangan nyata pada hari ini dan esok.